Roam Wallet dan Burning Roam Points: Cara Baru Mengelola Reward dari Internet

Roam Wallet dan Burning Roam Points: Cara Baru Mengelola Reward dari Internet

Pernah nggak sih kamu bayangin, bisa dapat hadiah cuma karena pakai WiFi? Atau bahkan, bisa punya penghasilan tambahan cukup dari jaringan internet yang kamu punya di rumah? Kedengarannya aneh, ya. Tapi sekarang, itu bisa terjadi berkat platform yang namanya Roam.

Roam adalah sebuah aplikasi dan jaringan global yang mengubah cara kita menggunakan internet. Lewat teknologi yang mereka bangun, kamu bukan cuma bisa terkoneksi ke internet dari berbagai tempat, tapi juga bisa dapat reward. Salah satu fitur menarik di dalam aplikasi Roam adalah Roam Wallet dan sistem burning Roam Points. Tenang, kita bahas semuanya secara pelan-pelan, biar mudah dipahami.

Apa itu Roam Wallet?

Roam Wallet itu ibarat dompet digital di aplikasi Roam. Tapi isinya bukan uang biasa, melainkan Roam Points. Poin ini bisa kamu dapat dengan berbagai cara. Contohnya, ketika kamu pakai aplikasi Roam untuk connect ke WiFi, atau kalau kamu punya alat yang disebut “Roam Miner” dan kamu berbagi jaringan internet ke pengguna lain, kamu akan dapat Roam Points.

Setiap poin yang kamu kumpulkan akan langsung masuk ke Roam Wallet. Kamu bisa lihat totalnya di aplikasi. Tapi, menariknya, poin ini bukan cuma buat dilihat-lihat. Kamu bisa “menggunakan” poin ini lewat fitur burning. Nah, ini yang agak bikin penasaran banyak orang.

Apa Maksudnya “Burning” Roam Points?

Kata “burning” di sini bukan berarti membakar secara harfiah, ya. Maksudnya adalah kamu “menghabiskan” atau “menghapus” Roam Points milikmu, supaya bisa ditukar jadi sesuatu yang lebih berharga: token digital bernama $ROAM.

Roam punya sistem yang disebut Burning Pool. Jadi, ketika kamu ingin menukar poinmu dengan token, kamu ikut dalam “pool” tertentu, lalu sistem akan menghitung berapa banyak token yang bisa kamu dapatkan dari jumlah poin yang kamu bakar.

Contoh mudahnya begini: kamu punya 1000 poin. Lalu kamu masuk ke Burning Pool dan “membakar” 500 poin. Setelah masa burning selesai, kamu bisa dapat token $ROAM sesuai perhitungan sistem. Jumlahnya bisa beda-beda, tergantung berapa banyak orang lain yang juga ikut dalam pool itu.

Kenapa Harus Dibakar? Kok Nggak Langsung Bisa Ditukar?

Ini sistem yang memang dibuat supaya semua orang punya kesempatan yang adil. Burning ini juga bikin nilai token jadi lebih stabil, karena semakin banyak orang membakar poin, makin sedikit poin yang beredar. Jadi, supply-nya terbatas, dan ini bikin token bisa punya nilai yang lebih kuat.

Kalau kamu pernah dengar konsep “deflasi” di ekonomi, ini mirip. Barang makin langka, nilainya bisa naik. Dan ini juga bikin komunitas pengguna Roam jadi lebih serius dan aktif.

Apa Saja Jenis Burning Pool di Roam?

Roam menyediakan beberapa pilihan pool buat burning poin:

1. Pool Umum (General Pool)

Ini terbuka buat semua orang. Kamu cukup punya minimal 500 Roam Points untuk ikut. Cocok banget buat pemula.

2. Pool Miner (Miner Pool)

Kalau kamu punya alat khusus dari Roam, seperti Rainier MAX60, kamu bisa ikut pool ini. Biasanya reward-nya lebih besar.

3. Pool Stiker (Sticker Pool)

Kalau kamu suka ngumpulin stiker dari check-in harian di aplikasi, kamu juga bisa pakai itu buat ikut burning. Stiker langka bisa dapat reward lebih banyak.

Nah, tiap pool punya waktu tunggu yang disebut “cycle”. Saat kamu masuk pool, poinmu akan dikunci selama beberapa waktu, misalnya 1000 detik. Setelah cycle selesai dan Token Generation Event (TGE) dilakukan, kamu bisa klaim token-mu.

Apa Itu Token Generation Event (TGE)?

TGE adalah saat di mana token $ROAM resmi diluncurkan dan dibagikan kepada pengguna. Jadi, kalau kamu udah ikut burning, nanti setelah TGE kamu akan menerima token sesuai jumlah poin yang sudah kamu bakar. Semua token itu akan langsung masuk ke dompet kamu di aplikasi.

Setelah itu, kamu bisa menyimpan token, pakai untuk staking, atau ikut event lainnya. Bahkan, nanti akan ada fitur baru di mana kamu bisa menukar balik token jadi Roam Points lagi—tapi tentu dengan syarat dan rasio tertentu.

Bagaimana Contoh Pengalaman Nyata?

Misalnya kamu adalah pengguna di Bandung. Kamu download aplikasi Roam, terus mulai pakai WiFi publik yang tersedia di jaringan Roam. Setiap kali connect, kamu dapat Roam Points. Lama-lama terkumpul 700 poin.

Daripada poin itu cuma disimpan, kamu putuskan buat ikut burning di General Pool. Kamu pilih 500 poin, dan ikut satu siklus burning. Setelah TGE, kamu dapat token $ROAM sebagai imbalannya. Sekarang, token itu bisa kamu gunakan untuk ikut staking atau disimpan sebagai aset digital.

Jadi, Apakah Ini Cocok Buat Kamu?

Kalau kamu termasuk orang yang sering pakai internet di banyak tempat, atau bahkan punya WiFi di rumah yang bisa dibagikan, Roam adalah cara baru yang menarik buat dapat reward. Kamu bisa kumpulkan poin, atur strategi burning, dan ikut terlibat dalam ekonomi internet yang lebih adil.

Kamu nggak perlu jadi ahli blockchain atau paham soal teknikal. Semua fitur di aplikasi Roam dirancang supaya gampang digunakan. Yang kamu butuhkan cuma waktu untuk memahami dasarnya dan mencoba.

Mau Mulai?

Mudah banget. Kamu bisa langsung daftar di halaman resmi mereka:
https://www.weroam.xyz/join_us

Setelah itu, download aplikasinya, mulai kumpulkan Roam Points, dan saat poinmu cukup—coba fitur burning. Nggak perlu buru-buru. Pelajari dulu ritmenya. Siapa tahu, dari sekadar coba-coba, kamu bisa dapat penghasilan tambahan.


🌐 Ikuti Channel Resmi Roam

Biar kamu nggak ketinggalan update penting atau peluncuran fitur baru, pastikan kamu sudah follow semua channel resmi Roam:

🐦 Twitter (X): https://x.com/weRoamxyz
💬 Telegram: https://t.me/WeRoamXYZ
🎮 Discord: https://discord.com/invite/roam
🌍 Website: https://weroam.xyz/

Selalu ada info menarik, hadiah kejutan, dan ruang diskusi buat komunitas aktif seperti kamu. Jangan sampai cuma jadi penonton, gabung sekarang juga!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post